PEMERINTAHAN
Tudingan "Melawan TNI", Bupati Lotim Tegaskan Itu Hoaks
LOMBOK TIMUR – Bupati Lombok Timur (Lotim), H. Haerul Warisin, dengan tegas membantah telah membuat pernyataan yang bermuatan melawan Tentara Nasional Indonesia (TNI). Sebaliknya, informasi yang beredar tersebut sangat terkesan provokatif, dan tidak benar atau hoaks.
Bupati menyayangkan beredarnya informasi yang dinilai memiliki tujuan tidak baik dan dapat mengganggu stabilitas serta kondusivitas yang terjaga di wilayah Kabupaten Lombok Timur.
“Saya tegaskan bahwa saya tidak pernah membuat suatu pernyataan tentang menantang rakyat dan melawan TNI. Informasi yang beredar itu tidak benar,” ujar Bupati Haerul Warisin.
Lebih lanjut, ia menekankan bahwa TNI selama ini merupakan mitra strategis Pemerintah Daerah dalam berbagai program pembangunan dan kesejahteraan masyarakat. Hubungan antara Pemkab Lotim dan TNI, menurutnya, selalu solid dan bersinergi untuk kemajuan bersama.
“Sebaliknya, TNI adalah mitra pemerintah, khususnya di Kabupaten Lombok Timur, dalam membangun dan mensejahterakan masyarakat. Hubungan kami sangat baik dan penuh kekeluargaan,” jelasnya.
Melalui pernyataannya, Bupati Haerul Warisin mengimbau kepada seluruh lapisan masyarakat, termasuk instansi terkait, untuk tidak terprovokasi dan terpancing oleh informasi yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya.
Ia menduga bahwa penyebar informasi palsu tersebut memiliki maksud untuk mengacaukan ketertiban dan mengganggu situasi kondusifitas yang telah dibangun di Lombok Timur.
“Saya mohon masyarakat untuk bijak dan cerdas dalam menyikapi informasi. Cek dan ricek kebenarannya. Jangan sampai kita terpecah belah oleh berita hoaks yang jelas-jelas ingin mengganggu kondusivitas kita,” pesan Bupati mengingatkan.
Bupati Lotim berharap, insiden hoaks ini tidak memengaruhi kerjasama yang sudah terjalin baik antara pemerintah daerah dan TNI dalam melayani masyarakat Lombok Timur. (*)
Via
PEMERINTAHAN
Post a Comment