PEMERINTAHAN
Bupati Lotim Lantik Pejabat, Tekankan Etika Dalam Pelayanan
LOMBOK TIMUR – Sebanyak 21 pejabat manajerial di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Lombok Timur resmi dilantik dan diambil sumpah jabatannya oleh Wakil Bupati Lombok Timur, H. Edwin Hadiwijaya, pada Senin (19/10). Pelantikan yang berlangsung di Pendopo Bupati Lombok Timur tersebut terdiri atas 2 orang Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama dan 19 orang Pejabat Pengawas.
Pelantikan ini ditetapkan melalui Keputusan Bupati Lombok Timur Nomor: 800.1.3.3/473/KPSDM/2026 tanggal 19 Oktober 2026 tentang Pengangkatan dan Pemberhentian Pegawai Negeri Sipil dalam dan dari Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama dan Pengawas (Jabatan Struktural Eselon IV) di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Lombok Timur. Selain itu, juga diterbitkan Keputusan Bupati Lombok Timur Nomor: 800.1.3.3/474/KPSDM/2026 tanggal 19 Oktober 2026 tentang Pengangkatan dan Pemberhentian Pegawai Negeri Sipil dalam dan dari Jabatan Pengawas (Jabatan Struktural Eselon IV) Pemerintah Kabupaten Lombok Timur.
Dalam sambutannya, Bupati Lombok Timur H. Haerul Warisin mengingatkan para pejabat yang baru dilantik untuk selalu menjaga etika sebagai pejabat. "Ada etika sebagai pejabat yang harus diingat, sesuai dengan sumpah jabatan yang telah diucapkan. Kita bekerja atas apa yang menjadi sumpah, bahwa akan bekerja tidak disaksikan saat dilantik saja, tapi disaksikan oleh Allah SWT," tegasnya.
Selain itu, Bupati mengimbau pimpinan OPD untuk tetap melaksanakan apel sebelum memulai bekerja setiap harinya. Menurutnya, keberadaan Eselon II sangat penting untuk memberikan wejangan, saran, dan nasihat kepada para staf di bawahnya, terutama saat menjadi pimpinan apel.
"Itu pentingnya menjadi orang tua di kantor. Pejabat tidak diukur melalui berapa besar anggaran dan karyawannya, akan tetapi bagaimana memimpin pada instansi yang dipimpin, membuat kenyamanan, keberhasilan, serta memberikan saran dan wejangan pada bawahan, supaya tidak tumpang-tindih dalam melaksanakan tupoksi masing-masing," ujarnya.
Fungsi pembinaan ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas birokrat Lombok Timur, utamanya dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. "Ingat kita adalah pelayan, dan saya tidak akan bosan mengingatkan masalah pelayanan ini. Setinggi apapun jabatan, kita akan mati, namun sebagai pimpinan harus menjadi suri tauladan, bekerja sesuai pedoman," tegasnya lagi.
Terkait pelayanan, Pemda juga berencana melakukan rehab semua rumah dinas Camat. Bangunan tersebut nantinya akan dioptimalkan menjadi kantor UPT Dukcapil dan pemungut pajak.
Pelantikan ini turut dihadiri Sekretaris Daerah serta pimpinan OPD lingkup Pemerintah Daerah Kabupaten Lombok Timur. (*)
Via
PEMERINTAHAN
Post a Comment