PEMERINTAHAN
Ratusan ASN Lotim Akan Pensiun, Mayoritas dari Tenaga Guru
Kepala BKPSDM Lotim, Yulian Ugi Lusianto. |
LOMBOK TIMUR – Pemerintah Kabupaten Lombok Timur memperkirakan sebanyak 441 Aparatur Sipil Negara (ASN) akan memasuki masa pensiun hingga 31 Desember 2026. Dari jumlah tersebut, 333 ASN di antaranya merupakan pegawai yang mencapai batas usia pensiun pada akhir Desember 2026.
Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Lombok Timur, Yulian Ugi Lusianto, menyebutkan bahwa mayoritas ASN yang akan pensiun berasal dari jabatan fungsional guru. Proporsinya mencapai sekitar 80 persen dari total pensiunan. "Namun, angka tersebut masih berpotensi bertambah karena adanya pensiun atas permintaan sendiri atau pensiun dini," ujarnya, pada 19 Februari 2026.
Menurutnya, ASN dengan masa kerja di atas 20 tahun dan usia di atas 50 tahun memiliki hak untuk mengajukan pensiun dini. Sementara untuk jabatan struktural, ASN yang paling banyak memasuki masa pensiun berasal dari jabatan pengawas eselon IV.A dan IV.B, disusul jabatan administrator eselon III, serta pejabat pimpinan tinggi.
Pada tahun 2026, diperkirakan sekitar delapan pejabat eselon II akan pensiun, termasuk sejumlah kepala dinas dan kepala badan. Di antaranya Kepala Dinas Perindustrian yang pensiun pada 1 Maret, Kepala Dinas PMPTSP yang pensiun 1 Mei, serta sejumlah kepala dinas lainnya yang dijadwalkan pensiun hingga akhir tahun 2026.
Terkait pengisian jabatan yang kosong, BKPSDM menyebutkan bahwa pada awal tahun 2026 masih dimungkinkan menggunakan seleksi terbuka. Namun ke depan, pemerintah pusat mewacanakan pengisian jabatan melalui manajemen talenta sesuai kebijakan Badan Kepegawaian Negara (BKN).
"Kami akan menyesuaikan dengan kebijakan yang berlaku, baik dari pemerintah pusat maupun BKN, untuk memastikan pengisian jabatan berjalan optimal dan tepat sasaran," pungkas Yulian. (*)
Via
PEMERINTAHAN
Post a Comment