PEMERINTAHAN
Bupati Dorong Desa Siapkan Lahan untuk Koperasi Merah Putih
LOMBOK TIMUR – Pemerintah Kabupaten Lombok Timur terus mengakselerasi pendirian Koperasi Desa Kelurahan Merah Putih (KDKPM) di seluruh desa. Namun, realisasi program strategis nasional ini masih menemui kendala, terutama terkait ketersediaan lahan untuk pembangunan gedung koperasi.
Menanggapi hal itu, Bupati Lombok Timur H. Haerul Warisin mendorong para kepala desa agar lebih tanggap dan proaktif dalam menyukseskan kebijakan pemerintah pusat tersebut. Menurutnya, Koperasi Merah Putih menjadi instrumen penting dalam penguatan ekonomi kerakyatan di tingkat desa.
"Pemerintah pusat telah menyiapkan anggaran besar untuk pembangunan fisik gedung koperasi. Jadi, desa tidak perlu khawatir soal biaya pembangunan. Yang sekarang dibutuhkan adalah kesiapan lahan dan pengisian program agar koperasi benar-benar berjalan," ujar Bupati, 3 Januari 2026.
Bupati menegaskan, fokus utama saat ini bukan hanya pada pendirian bangunan, melainkan bagaimana menghadirkan unit-unit usaha produktif yang dapat digerakkan oleh koperasi. Untuk itu, ia meminta para kepala desa dan tokoh desa turut berperan aktif dalam merancang program serta kegiatan yang akan dijalankan.
Terkait penyediaan lahan, Bupati menilai pemerintah desa memiliki sejumlah opsi. Salah satunya adalah memanfaatkan dana desa untuk pengadaan lahan atau melakukan mekanisme tukar guling, selama sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
"Saya minta jangan sampai ada penolakan yang justru menghambat kemajuan desa. Pemerintah desa pasti punya ruang untuk menyiapkan lahan, baik melalui dana desa maupun skema lain yang diperbolehkan aturan," tegasnya.
Lebih lanjut, Bupati Haerul Warisin juga menginstruksikan agar program Koperasi Merah Putih sebagai bagian dari proyek strategis nasional disosialisasikan secara masif kepada masyarakat. Ia meminta perangkat daerah dan desa membuat video, presentasi, serta materi pendukung lainnya agar masyarakat memahami betul manfaat keberadaan koperasi ini.
"Edukasi dan sosialisasi harus maksimal. Masyarakat harus paham bahwa koperasi ini untuk kesejahteraan mereka bersama," pungkasnya. (*)
Via
PEMERINTAHAN
Post a Comment