PEMERINTAHAN
Pemda Lotim Siapkan Solusi Jangka Panjang Tangani Banjir di Desa Ekas
LOMBOK TIMUR – Banjir yang selama dua minggu terakhir merendam permukiman warga di Dusun Kuang Sungkun, Desa Ekas, akhirnya mendapat respons serius dari Pemerintah Kabupaten Lombok Timur. Bupati Lombok Timur, H. Haerul Warisin, merencanakan pembangunan waduk besar serta relokasi warga ke lahan yang lebih aman sebagai solusi permanen mengatasi banjir tahunan di wilayah tersebut.
Pantauan di lokasi, pada 24 Februari 2025, menunjukkan banjir masih merendam ratusan rumah dengan ketinggian air mencapai lebih dari 60 sentimeter. Kondisi ini memaksa puluhan warga mengungsi ke tempat yang lebih aman. Pemandangan itu masih menjadi duka mendalam bagi warga yang selama ini hidup dalam bayang-bayang banjir setiap musim hujan.
Bupati Lombok Timur, H. Haerul Warisin, saat meninjau lokasi banjir mengakui bahwa banjir di wilayah ini memang merupakan langganan tahunan. Namun, ia menyebut intensitas tahun ini jauh lebih parah akibat tingginya curah hujan.
"Memang setiap tahun banjir, tetapi tahun ini curah hujan sangat tinggi sehingga dampaknya lebih luas. Kami tidak hanya fokus pada penanganan darurat, tetapi juga merancang solusi permanen agar kejadian ini tidak terulang," ujar H. Haerul Warisin.
Sebagai langkah konkret, pemerintah daerah menyiapkan dua program utama, yakni relokasi warga ke lahan yang lebih aman dan pembangunan waduk dalam di kawasan tersebut. Waduk direncanakan tidak hanya berfungsi sebagai pengendali banjir dengan menampung air saat musim hujan, tetapi juga dapat dimanfaatkan warga untuk budidaya perikanan saat musim kemarau.
"Kami sedang berkoordinasi dengan pemerintah provinsi untuk merealisasikan rencana ini. Semoga dalam waktu dekat, pembangunan waduk dan relokasi warga bisa segera dimulai," tambahnya.
Warga setempat menyambut baik rencana tersebut. Mereka berharap pembangunan waduk dan relokasi dapat segera terwujud agar mereka tidak lagi hidup dalam ketakutan akan banjir tahunan.
"Saya sudah tua, setiap tahun harus mengungsi. Kalau ada relokasi, kami siap pindah asalkan tempatnya aman dan layak," ujar seorang warga yang enggan disebutkan namanya.
Pemerintah Kabupaten Lombok Timur berkomitmen untuk terus memantau kondisi banjir dan segera merealisasikan program-program tersebut guna menjamin keselamatan dan kesejahteraan warganya. (*)
Via
PEMERINTAHAN
Post a Comment