PEMERINTAHAN
Bupati Buka Seleksi Pemagangan Jepang di BPVP Lotim Tahun 2025
LOMBOK TIMUR - Bupati Lombok Timur, H. Haerul Warisin, secara resmi membuka seleksi pemagangan ke Jepang Tahun 2025 di Balai Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BPVP) Lombok Timur, Senin (14/7). Dalam sambutannya, Bupati berpesan kepada seluruh peserta untuk mengikuti pelatihan dengan disiplin dan sungguh-sungguh guna mempersiapkan diri sebelum berangkat ke Jepang.
Kegiatan ini dihadiri oleh Kepala Dinas Tenaga Kerja se-Nusa Tenggara Barat, perwakilan IM Jepang, Lembaga Pelatihan Kerja (LPK), serta 119 peserta pemagangan. Program ini merupakan bagian dari kerja sama antara Indonesia dan Jepang yang telah berjalan sejak 1993 melalui Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) dan IM Jepang.
Kepala BPVP Lotim, Verry Fahrudin, menjelaskan bahwa program pemagangan ini bertujuan untuk mengurangi angka pengangguran dengan memberikan pengalaman kerja langsung di Jepang. Selain itu, peserta juga akan dibentuk sikap, mental, dan kompetensinya sesuai kebutuhan industri Jepang.
"Seleksi kali ini diikuti oleh 119 peserta dari berbagai kabupaten di NTB. Rangkaian seleksi meliputi tes ketahanan fisik, matematika, bahasa Jepang, wawancara, medical check-up, dan beberapa tes lainnya," ujar Verry. Bagi peserta yang lulus, rencana pemberangkatan akan dilaksanakan pada awal 2026.
Bupati H. Haerul Warisin menyampaikan bahwa Jepang saat ini membutuhkan banyak tenaga kerja. "Jepang adalah negara teknologi dan disiplin. Saya berharap warga Lotim yang terpilih dapat menyesuaikan diri dengan budaya disiplin di sana," tegasnya.
Ia meyakini bahwa pelatihan dari BPVP Lotim telah mempersiapkan peserta dengan baik, termasuk dalam hal kedisiplinan dan penguasaan teknologi. "Saya berpesan agar peserta yang terpilih mengikuti pelatihan dengan serius," tambahnya.
Bupati juga mengingatkan agar para calon pemagang tetap menjaga ibadah selama di Jepang. Selain itu, ia menegaskan bahwa program ini memberikan jaminan legalitas bagi warga Lotim dan NTB yang bekerja di Jepang.
Dengan adanya program ini, diharapkan semakin banyak pemuda NTB yang memiliki kesempatan bekerja di luar negeri. Hal ini tidak hanya dapat meningkatkan perekonomian keluarga, tetapi juga berkontribusi bagi pembangunan daerah.
Program pemagangan ke Jepang ini menjadi salah satu upaya Pemerintah Kabupaten Lombok Timur dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia dan membuka peluang kerja yang lebih luas bagi generasi muda NTB. (*)
Via
PEMERINTAHAN
Post a Comment