PEMERINTAHAN
Bupati Lotim Paparkan Strategi Ekonomi Daerah
LOMBOK TIMUR – Bupati Lombok Timur Haerul Warisin memaparkan sejumlah langkah strategis pemerintah daerah dalam mendukung perekonomian daerah dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Bupati menegaskan tantangan perekonomian di Kabupaten Lombok Timur, khususnya penanganan angka kemiskinan, harus disikapi secara bijak dan sistematis. Sebagai salah satu daerah penyangga pangan di NTB yang diakui Kemendagri, dengan potensi lahan pertanian yang luas, baik lahan basah maupun lahan kering, sektor pertanian menjadi penopang utama ketahanan pangan daerah.
Terkait tantangan anggaran, Bupati mengakui terjadi efisiensi anggaran pusat yang berdampak pada pemotongan dana daerah. Namun berkat pengelolaan Pendapatan Asli Daerah yang optimal, kinerja keuangan Pemda Lombok Timur justru mencatatkan kenaikan dari Rp480 miliar menjadi Rp553 miliar dalam kurun waktu 10 bulan.
Di bidang pendidikan, Lombok Timur menjadi daerah penerima bantuan revitalisasi sekolah terbanyak dari pemerintah pusat di wilayah NTB. Sementara itu, komitmen dalam perlindungan sosial ditunjukkan melalui peningkatan alokasi anggaran BPJS Kesehatan, dari Rp98 miliar pada tahun 2025 menjadi Rp147 miliar pada tahun 2026.
Selain BPJS Kesehatan, Pemda juga mendaftarkan para pekerja, termasuk pekerja rentan seperti marbot dan guru ngaji, ke dalam BPJS Ketenagakerjaan. Langkah ini menjadi bagian dari upaya mewujudkan Lombok Timur yang sejahtera. (*)
Via
PEMERINTAHAN
Post a Comment