PENDIDIKAN
Keren! Alisya Humaira Syamsul Lolos Enam Besar Terbaik Bintang Anak Indonesia 2026
| Alisya Humaira Syamsul, Asal Masbagik Lolos 6 Besar Ajang Pencarian Bakat Bintang Anak Indonesia 2026. |
MATARAM – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan anak daerah Nusa Tenggara Barat (NTB). Alisya Humaira Syamsul, siswi kelas IV Sekolah Dasar asal Kecamatan Masbagik, Kabupaten Lombok Timur, berhasil melaju ke babak 6 besar ajang pencarian bakat Bintang Anak Indonesia 2026 yang diselenggarakan AMI Entertainment.
Keberhasilan gadis berusia 9 tahun ini bermula dari niat awalnya yang sederhana dan mencari pengalaman. Ia merupakan buah hati dari pasangan Syamsul Huda dan Husnul Khotimah. Ibunda Alisya, Husnul Khotimah, mengungkapkan bahwa bakat putrinya di bidang fashion telah tampak sejak usia dini. “Sejak masih TK, Alisya sangat memperhatikan setiap pakaian yang ia kenakan. Bahkan sering memilih sendiri baju yang ingin dipakai. Dari situ kami sebagai orang tua melihat ini sebagai bakat yang perlu didukung,” ujar Husnul, Jumat (30/1/2026).
Dukungan tersebut diwujudkan dengan memasukkan Alisya ke kelas fashion sejak awal 2025. Sepanjang tahun itu, ia aktif mengikuti berbagai ajang fashion show, catwalk, dan kompetisi serupa, yang mengantarkannya meraih sejumlah gelar juara.
Berbekal pengalaman itu, Alisya memberanikan diri bersaing di Bintang Anak Indonesia 2026. Dalam ajang yang diikuti 59 peserta dari berbagai daerah di NTB tersebut, ia berhasil menyabet penghargaan Best Catwalk dan mengamankan posisi di 6 besar terbaik.
Menurut penjelasan sang ibunda, penilaian dalam kompetisi ini bersifat komprehensif. Tidak hanya fokus pada penampilan fashion dan kemampuan catwalk, tetapi juga mencakup public speaking, wawasan pengetahuan, serta pemahaman tentang budaya, adat, dan pariwisata daerah. Dukungan dan peran aktif orang tua dalam membimbing anak juga menjadi aspek penilaian penting.
“Dukungan orang tua itu tidak cukup hanya dengan kata-kata semangat. Harus ada komunikasi aktif. Dari komunikasi itu kita bisa menyelipkan nilai-nilai budaya dan wisata, baik dengan metode khusus maupun lewat cerita sehari-hari,” jelas Husnul.
Ditambahkan Syamsul Huda selaku orang tua, bahwa Alisya memiliki minat baca yang tinggi, terbukti dengan kebiasaannya mengulang pelajaran sekolah dan mendiskusikannya dengan orang tua. "Motivasi utama keluarga adalah agar Alisya tetap eksis dan dapat menjadi duta dalam mengembangkan potensi daerah Lombok Timur dan NTB pada umumnya," ujar Syamsul Huda yang juga Ketua Forum Masbagik Bersatu (Formabes).
Tahapan menantang masih menanti. Babak Grand Final ajang tersebut akan digelar pada Sabtu malam, 31 Januari 2026 pukul 19.00 Wita di Lombok Plaza Mataram. Pada malam puncak itu, akan ditentukan 3 besar pemenang yang berhak mewakili NTB berlaga di tingkat nasional di Jakarta, bersaing dengan finalis dari berbagai penjuru Indonesia. (yon)
Via
PENDIDIKAN
Post a Comment