PEMERINTAHAN
Jelang Ramadan, Bupati Lotim Pastikan Harga Bapokting Terkendali
LOMBOK TIMUR – Memasuki bulan suci Ramadan, Pemerintah Provinsi NTB bersama Pemerintah Kabupaten Lombok Timur dan Bulog menggelar Pasar Rakyat dan Bazar UMKM sebagai langkah strategis menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok. Kegiatan yang berlangsung di Halaman Kantor Camat Pringgabaya, Rabu (11/2), dibuka langsung oleh Gubernur NTB Lalu Muhammad Iqbal didampingi Bupati Lombok Timur H. Haerul Warisin.
Acara yang digagas oleh Makmur Mendunia Center (MMC) ini mendapat apresiasi tinggi dari masyarakat. Dalam sambutannya, Gubernur Iqbal menegaskan bahwa stok bahan kebutuhan pokok di NTB dalam kondisi aman dan mencukupi. Ia mengimbau masyarakat tidak perlu panik atau melakukan pembelian secara berlebihan.
“Tidak usah khawatir, stok bahan-bahan pokok yang ada di NTB terpenuhi dan tersedia,” ujar Gubernur Iqbal di hadapan warga yang memadati lokasi bazar.
Gubernur juga menyampaikan bahwa kegiatan pasar rakyat dan bazar UMKM merupakan bentuk intervensi nyata pemerintah dalam menekan lonjakan harga yang biasa terjadi akibat peningkatan permintaan menjelang Ramadan. Selain itu, Pemprov NTB telah menyiapkan hampir 300 paket pengembangan ketahanan pangan yang akan didistribusikan ke 300 desa, termasuk di wilayah Pringgabaya. Program ini direncanakan berlangsung hingga tahun 2029.
Sementara itu, Bupati Lombok Timur H. Haerul Warisin menyampaikan rasa terima kasihnya kepada Gubernur dan Pemprov NTB atas dipilihnya Lombok Timur sebagai lokasi penyelenggaraan kegiatan tersebut. Menurutnya, hal ini merupakan wujud nyata perhatian pemerintah kepada masyarakat di daerah.
Dalam kesempatan itu, Bupati juga memaparkan komitmen Pemda Lombok Timur dalam mendukung perkembangan UMKM. Sepanjang tahun 2025, pemerintah daerah telah menggelontorkan dana pembinaan sebesar Rp20 miliar kepada lebih dari 23 ribu UMKM. Selain itu, Tim Pengendali Inflasi Daerah (TIPD) terus bekerja sama dengan petani dan berbagai pihak untuk menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok di tingkat lokal.
Usai membuka acara, Gubernur dan Bupati menyempatkan diri berkeliling melihat langsung produk-produk yang dijajakan para pelaku UMKM dan berinteraksi dengan warga. Suasana tampak meriah, dengan antusiasme masyarakat yang tinggi memanfaatkan harga khusus di pasar rakyat tersebut.
Rencananya, kegiatan serupa akan kembali digelar pada Sabtu (14/2) mendatang di Kecamatan Labuhan Haji, sebagai bagian dari rangkaian stabilisasi harga menjelang Ramadhan di seluruh wilayah NTB. (*)
Via
PEMERINTAHAN
Post a Comment