24 C
en
  • Sign in / Join
  • Blog
  • Forums
  • Buy Now!
Aksarantb.com

Mega Menu

  • News
  • LOMBOK TIMUR
    • All
    • LifeStyle
    • Sosial Media
    • Woman
    • Health & Fitness
  • Gagdet
    • Video
  • Lifestyle
  • Video
  • Featured
    • Home - Homepage
    • Home - Post Single
    • Home - Post Label
    • Home - Post Search
    • Home - Post Archive
    • Home - Eror 404
    • ChangelogNew
Aksarantb.com
Search
Home KESEHATAN Cuaca Tak Menentu, Dikes Ingatkan Masyarakat Waspadai Gigitan Nyamuk DBD
KESEHATAN

Cuaca Tak Menentu, Dikes Ingatkan Masyarakat Waspadai Gigitan Nyamuk DBD

Redaksi Aksara NTB
Redaksi Aksara NTB
09 Feb, 2022 0 0
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp

Foto: Kadis Kesehatan Lotim, H. Pathurrahman


LOMBOK TIMUR (aksarantb.com) -


Dinas Kesehatan (Dikes) Kabupaten Lombok Timur (Lotim) mengingatkan kepada masyarakat untuk mewaspadai serangan demam berdarah dengue (DBD). Hal tersebut menyusul kondisi cuaca yang kian tidak menentu saat ini.


Demikian diungkapkan, Kepala Dinas Kesehatan (Dikes) Lotim, DR. H. Pathurrahman, M.Kes dikonfirmasi aksarantb.com, Selasa 8 Februari 2022. Disebutkannya, kasus DBD sangat rawan terjadi karena cuaca yang terkadang hujan dan panas. Namun kasus Covid-19 juga diminta agat tidak diabaikan meskipun jumlah kasus positif Covid-19 mengalami penurunan.


"Kasus DBD harus lebih diwaspadai di musim penghujan namun terkadang panas. Beberapa penyakit juga harus diwaspadai seperti Covid-19,"pintanya.


Khusus kasus DBD, Pathurrahman menjelaskan penyakit demam berdarah ditularkan melalui gigitan nyamuk aedes aegypti yang membawa virus dengue. Penularan virus ini terjadi saat nyamuk menggigit dan menghisap darah manusia. Saat menggigit, air liur nyamuk akan menularkan virus kepada orang yang digigit nyamuk.


Maka dari itu, langkah yang harus dilakukan  masyarakat dengan secara rutin membersihkan tempat-tempat pembuangan sampah dan tampungan air karena menjadi lokasi berkembangbiaknya nyamuk DBD. Untuk tempat genangan air itu minimal dibersihkan 5 hari sekali. Di sana tempat proses jentik berkembangbiak hingga dewasa.


 "Apabila dikeringkan, maka jentik akan mati. Intinya tampungan air harus menerapkan 3 M (membersihkan, menguras, mengubur),"paparnya.


Adapun di awal tahun 2022, disebutkan bahwa kasus DBD di Kabupaten Lotim masih suspek DBD dan belum ditemukan kasus DBD positif. "Namun terlepas dari itu, memutus mata rantai suatu keharusan dilakukan oleh masyarakat,"ungkapnya.


Sementara wilayah yang paling banyak terdeteksi kasus DBD pada umumnya terjadi secara merata di setiap wilayah. Namun yang paling banyak kasus terjadi di Kecamatan Selong disebabkan kepadatan penduduk selain faktor lingkungan.


Untuk gejala DBD itu, biasanya yang digigit merasakan demam dengan masa inkubasi lima hari. Bagi masyarakat yang mengalami gejala tersebut disarankan untuk segera berobat ke Puskesmas. (AK-NTB/01)

Via KESEHATAN
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp
Older Posts
Newer Posts
Redaksi Aksara NTB
Redaksi Aksara NTB aksara NTB adalah Media Online Untuk Inspirasi Masyarakat NUsa Tenggara Barat

You may like these posts

Post a Comment

Stay Conneted

14,629 FansLike
1,381FollowersFollow
10,126SubscribersSubscribe

Featured Post

Tambahan Ruang Fiskal, Pemda Lotim Optimalkan Program Prioritas

Redaksi Aksara NTB- September 11, 2026 0
Tambahan Ruang Fiskal, Pemda Lotim Optimalkan Program Prioritas
Sidang paripurna pembahasan KUA-PPAS Perubahan APBD 2026. LOMBOK TIMUR - Dalam perkembangan pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2026, Pemerintah Daera…

Most Popular

Editor Post

Popular Post

Populart Categoris

  • BUDAYA DAN PARIWISATA 22
  • HUKRIM 198
  • INSPIRASI 1
  • KEAGAMAAN 107
  • KESEHATAN 68
  • NASIONAL 6
  • OLAHRAGA 90
  • PEMERINTAHAN 490
  • PENDIDIKAN 376
  • PERISTIWA 19
  • POLITIK 523
  • PRISTIWA 1
  • SOSIAL 14
Aksarantb.com

About Us

AKSARANTB.COM hadir sebagai referensi berita tepercaya, tentunya dengan sajian berita yang terindikasi dengan waktu terkini tanpa melupakan Kode Etik Jurnalistik sehingga menyuguhkan akurasi pemberitaan yang dibutuhkan oleh masyarakat.

Follow Us

©2022 PT. Aksara Media Perdana
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Kontak
  • Tentang